GeoGebra merupakan aplikasi yang praktis untuk memvisualisasikan sebuah persamaan matematis. Penelitian ini memanfaatkan aplikasi GeoGebra untuk memviasualisasikan salah satu topik fisika kuantum yaitu partikel dalam sumur potensial tak hingga. Model partikel dalam sumur potensial tak hingga diselesaikan dengan metode analitik, kemudian berdasarkan solusi analitik dikembangkan simulasi pada aplikasi GeoGebra untuk memvisualisasikan fungsi gelombang dan probabilitas partikel. Simulasi yang dikembangkan dapat menjadi jembatan antara pemodelan matematis dengan interpretasi fisis. Dengan menggunakan simulasi, mahasiswa dapat menginterpretasikan fungsi gelombang dan probabilitas partikel serta memahami beberapa sifat kuantum yang berbeda dengan teori klasik.
Abstrak Makalah ini mengajukan sebuah kerangka ontologis baru yang disebut "Teori Struktural-Dinamis" untuk menyatukan mekanika kuantum, relativitas umum, dan irreversibilitas waktu dalam satu model geometri yang koheren. Berangkat dari asumsi bahwa Realitas (
R) secara fundamental bersifat statis dan lengkap, teori ini mengusulkan bahwa dinamika waktu dan ketidakpastian kuantum adalah fenomena emergen yang muncul akibat proyeksi terbatas (
Π) dari struktur global ke sektor teramati (
O). Kerangka ini menawarkan solusi geometris untuk masalah pengukuran (measurement problem), asal-usul probabilitas (Aturan Born), dan paradoks informasi, dengan mendalilkan bahwa hanya satu lintasan sejarah (
γ) yang teraktualisasi—yaitu lintasan yang memenuhi syarat stabilitas struktural. Dokumen ini berfungsi sebagai landasan teoretis untuk memahami alam semesta sebagai struktur monolitik, bukan mesin mekanistik. Abstract This paper proposes a new ontological framework termed "Structural-Dynamic Theory" to unify quantum mechanics, general relativity, and time irreversibility within a single coherent geometric model. Starting from the assumption that Reality (
R) is fundamentally static and complete, the theory posits that time dynamics and quantum uncertainty are emergent phenomena resulting from a limited projection (
Π) of the global structure onto the observed sector (
O).
Sejak Planck dan Zadeh masing-masing mengkaji teori kuantum dan teori possibility, kajian kedua teori ini terus dilakukan hingga sekarang. Dari sisi matematika, kedua teori ini yang berkaitan langsung dan menjadi dasar dalam berbagai kajian baik teoritis maupun aplikatif adalah ukuran kuantum dan ukuran possibility. Meskipun dalam banyak literatur ukuran kuantum dan ukuran possibility merupakan perumuman ukuran tetapi tidak dibuktikan berdasarkan definisi sehingga tidak nampak secara langsung substansi perumuman tersebut. Selain itu, dalam berbagai literatur juga tidak ditemukan pembahasan keterkaitan antara ukuran kuantum dan ukuran possibility. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan pembuktian berdasarkan definisi baik ukuran kuantum dan ukuran possibility merupakan perumuman ukuran maupun ukuran kuantum dan ukuran possibility tidak saling memperumum sehingga ukuran merupakan irisan keduanya.