Challenges
Datasets
Workspaces
Papers
Discussions
Leaderboard
Log inSign up
Challenges
Datasets
Workspaces
Papers
Discussions
Leaderboard
Blog
Job Board
Q3AS

© 2026 Aqora Quantum S.A.S.

TermsPrivacyLegal Notice

Penerobosan potensial perintang persegi inti atom oleh partikel alfa

Lyna Lyna

Published Feb 3, 1999• 0 citations
OpenAlex

Abstract

Menurut mekanika klasik, apabila seberkas partikel dengan energi E menumbuk dinding yang mempunyai potensial V dan E < V; maka seluruh partikel akan dipantulkan. Hal ini kurang sesuai dengan pandangan mekanika kuantum yang menyatakan bahwa ada peluang yang meskipun kecil namun tidak: nol bagi partikel tersebut untuk menerobos potensial perintang. Bertitik tolak dari latar belakang masalah di atas, maka permasalahan yang dikemukakan sebagai sumber penelitian adalah "Bagaimana konsep mekanika kuantum dapat menjelaskan peristiwa penerobosan potensial perintang persegi inti atom oleh partikel alfa" \nTujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan peristiwa penerobosan potensial perintang persegi inti atom oleh partikel alfa dengan konsep mekanika kuantum. Beberapa asumsi yang disamakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. \n• Inti radioaktif dapat dianggap terdiri dari sebuah partikel alfa dan sisa proton \nserta. neutron. \n• Partikel alfa terperangkap dalam sumur potensial yang disebabkan oleh sisa proton dan neutron tersebut. \n• Potensial yang memerangkap partikel alfa secara efektif dapat dianggap sebagai potensial persegi yang ketebalannya ditentukan oleh ukuran inti radioaktif hasil eksperimen. \n• Energi partikel alfa dalam inti dianggap sama depgan energi partikel alfa yang \ndipancarkan oleh inti tersebut. Besar energi ini dapat diperoleh dari hasil eksperimen. \nDengan bersumber dari beberapa pustaka, akhirnya dapat disimpulkan bahwa \n1. Partikel alfa mempunyai probabilitas untuk menerobos potensial perintang persegi inti atom meskipun energi partikel alfa lebih kecil daripada potensial perintang persegi inti atom. \n2. Besar kecilnya probabilitas penerobosan potensial perintang dipengaruhi oleh tinggi potensial perintang, lebar dinding potensial, dan energi partikel alfa. \nHasil ini dapat dipergunakan untuk memperkirakan waktu paruh nuklida dengan ketelitian yang cukup baik.

Related papers

Pengembangan program aplikasi MATHCAD dalam fisika kuantum pokok bahasan tanggul sederhana

Laurentia Ernawati

Telah diadakan penelitian dengan metode pengembangan program computer dalam fisika kuantum pokok bahasan tanggul sederhana. Program komputer yang digunakan adalah program aplikasi matematika mathcad plus 6.0 for windows. Materi tanggul sederhana yang dibahas adalah tanggul sederhana dengan tebal dan tinggi tak berhingga. \nPada tanggul sederhana dengan tebal tak berhingga ditampilkan dalam 3 kasus yaitu, energi partikel sangat atau lebih kecil daripada energi potensial tanggul, energi partikel sama dengan energi potensial tanggul, dan energi partikel sangat atau lebih besar daripada energi potensial tangguJ. Sedangkan untuk tanggul sederhana yang tingginya tak berhingga energi partikelnya amat kecil dibandingkan dengan tinggi tanggul Grafik probabilitas yang dihasilkan oleh program mathcad menunjukkan bila energi partikel sangat atau lebih kecil daripada energi potensial tanggul maka untuk daerah x < 0 partikel yang datang sebagian dipantulkan dan sebagian diteruskan menuju daerah x > 0 dan meluruh sepanjang x. Kemampuan partikel menembus tanggul bergantung pada besar kecilnya energi partikel dan energi \npotensial tangguL Semakin kecil energi partikel yang digunakan maka kemampuan menembus semakin kecil dan sebaliknya. Bila energi partikel sangat atau lebih besar terhadap energi potensial tanggul maka grafik probabilitas yang dihasilkan di daerah x < 0 partikel yang datang sebagian dipantulkan dan sebagian diteruskan melewati tanggul menuju daerah x > o. Semakin besar energi partikel yang digunakan maka probabilitas partikel untuk melewati tanggul semakin besar. Bila energi potensial tanggul tak berhingga terhadap energi partikel maka partikel tidak dapat menembus tanggul dan dipantulkan.

•Feb 3, 1999•0 citations

Kajian mengenai sifat partikel gelombang melalui gejala efek fotolistrik dan efek compton

F.X. Budi Rido Hendrawan

Dalam pengalaman hidup sehari - hari terasa tidak ada hal yang "aneh" mengenai konsep gelombang dan partikel. Fisika klasik yang mencerminkan "kenyataan fisis" dari kesan penginderaan, memperlakukan partikel dan gelombang sebagai komponen yang terpisah dari kenyataan tersebut. Mekanika partikel dan optika gelombang secara tradisional merupakan disiplin yang bebas, masing-masing dengan serangkaian eksperimen dan prinsip - prinsip yang didasarkan atas hasil eksperimen itu. \n Kenyataan fisis yang ada timbul dari gejala yang terjadi dalam dunia mikroskopis dari atom dan molekul elektron dan inti namun didalam dunia mikroskopis ini tidak terdapat partikel atau gelombang dalam arti yang telah dikenal. Dianggap electron memiliki muatan dan massa, dan berperilaku menurut hukum mekanika partikel dalam alat - alat tertentu, misalnya tabung gambar televisi. Namun demikian, akan ditemui bahwa banyak kenyataan yang memaksa manusia untuk menafsirkan elektron yang bergerak sebagai suatu manifestasi gelombang sebanyak kenyataan lain yang memaksa manusia untuk menafsirkanya sebagai manifestasi partikel. Hal seperti ini terjadi pula dalam gelombang elektromagnetik. Bersama-sama dengan relativitas khusus, dualitas partikel gelombang merupakan pengertian sentral dalam fisika modern, dan sedikit sekali penalaran tentang dualitas partikel gelombang yang tidak mengambil kedua gagasan pokok tersebut.

•Aug 5, 1999•0 citations

Teori Kuantum Baru yang Sesuai Sains dan Teknologi dengan Kaidah Ilmu Islam

Sri Watini, Viola Tashya Devana

Dualitas gelombang-partikel merupakan salah satu dari banyaknya fenomena aneh yang telah diamati pada dunia kuantum, dan ini sangat membutuhkan teori baru. Teori ini diajukan melalui metode metafisik yang didasarkan pada Alquran dan prinsip-prinsip keilmuan Islam, dilengkapi dengan argumen filosofis yang rasional. Menjelaskan ayat-ayat Alquran yang relevan, serta hubungan satu-ke-satu antara konsep berpasangan dan prinsip orang yang diwawancarai, akan membantu menjelaskan dualitas gelombang-partikel elektron secara rinci. Analisis ilmiah menunjukkan bahwa elektron dapat terdiri dari muatan satuan dan magnet permanen, yang semuanya mencerminkan perilaku dualitas gelombang-partikel yang diamati dalam eksperimen. Meskipun fisikawan saat ini hanya mempertimbangkan keberadaan magnet yang diinduksi medan magnet, dan keberadaan medan magnet disebabkan oleh perputaran elektron, sebuah teori baru berspekulasi bahwa ada juga medan magnet permanen baru-baru ini. Selain itu, pilihan muatan gerbang dan magnet permanen dapat dipilih sebagai energi potensial, yang juga dianggap sebagai energi titik nol yang mungkin, yang telah diamati ada tetapi belum dijelaskan dengan baik. Berdasarkan teori baru ini, persamaan matematika telah diturunkan untuk menghitung energi potensial elektron yang diasumsikan. Dalam hal ini, sains dan teknolog Islam tampaknya telah menunjukkan pentingnya eksplorasi dunia kuantum yang misterius.

ADI Bisnis Digital Interdisiplin Jurnal•Jun 22, 2021•15 citations

Analisis Fase Tambahan, Potensial Tambahan, dan Rapat Arus Adiabatik Sistem Kuantum Dengan Potensial Tangga

Dini Syafitri, Iwan Setiawan, Dedy Hamdani

Dasar penelitian ini merupakan kajian teori fisika secara kuantitatif dengan cara melakukan kajian literatur. Penelitian ini mengembangkan metode fast-forward dengan batasan sampai pada penentuan keadaan adiabatik dari sistem potensial tangga dengan menggunakan persamaan Schrödinger. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan fase tambahan, potensial tambahan, dan rapat arus adiabatik pada sistem kuantum dengan potensial tangga pada kasus energi lebih besar dari pada potensial penghalang dan energi lebih kecil dari pada potensial penghalang. Metode fast-forward pertama kali diperkenalkan oleh Masuda dan Nakamura yang bertujuan untuk mempertahankan karakteristik partikel dan mempercepat gerak partikel ketika dipindahkan. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini yaitu masing-masing kasus memiliki nilai fase tambahan, potensial tambahan dan rapat arus adiabatik. Namun, potensial tambahan tidak berlaku untuk fungsi gelombang yang bersifat real yaitu pada kasus energi lebih kecil dari pada potensial penghalang pada daerah kedua.

Navigation Physics Journal of Physics Education•Dec 11, 2023•0 citations

DESAIN INOVATIF SISTEM KEAMANAN SIBER BERBASIS KECERDASAN BUATAN MENGHADAPI TANTANGAN KOMPUTASI KUANTUM

Maria Atik Sunarti Ekowati, Sri Wening

Perkembangan komputasi kuantum memberikan potensi besar dalam bidang teknologi informasi, namun juga menimbulkan ancaman signifikan terhadap sistem keamanan siber yang ada saat ini. Sebagai respons terhadap tantangan ini, penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem keamanan siber inovatif yang berbasis kecerdasan buatan (AI) guna melawan ancaman komputasi kuantum. Metode yang digunakan melibatkan penerapan algoritma AI untuk mendeteksi dan merespons serangan kuantum secara dinamis, serta integrasi kriptografi pasca-kuantum untuk meningkatkan ketahanan sistem terhadap potensi peretasan. Penelitian ini juga mengeksplorasi penggunaan pembelajaran mesin untuk mengidentifikasi pola ancaman dan memperkuat sistem secara otomatis seiring waktu. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mendeteksi ancaman kuantum dengan tingkat akurasi yang tinggi dan menawarkan solusi yang dapat diimplementasikan pada berbagai platform siber. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah kemajuan signifikan dalam pengembangan sistem keamanan yang lebih tangguh dan adaptif terhadap evolusi komputasi kuantum, membuka jalan bagi terciptanya infrastruktur digital yang lebih aman di masa depan

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI•Apr 3, 2025•0 citations

APLIKASI PERSAMAAN SCHRODINGER BEBAS WAKTU SATU DIMENSI PADA POTENSIAL UNDAK DAN POTENSIAL SUMUR

Ulfa Ni'matus Sa'adah

Gelombang merupakan getaran yang merambat. Salah satu contoh gelombang adalah gelombang Schrodinger. Gelombang Schrodinger menggambarkan keberadaan elektron pada suatu posisi dan waktu.GelombangSchrodinger dapat dituliskan dalam suatu persamaan diferensial parsial yang dapat disebut dengan persamaan Schrodinger. Persamaan Schrodinger tersebut yang menyatakan pada suatu posisi satu dimensi disebut persamaan Schodinger satu dimensi.Pada persamaan Schrodinger satu dimensi dapat dibentuk menjadi Persamaan Schrodinger bebas waktu satu dimensi yang artinya persamaan Schrodinger tidak bergantung waktu. Untuk menentukan solusi persamaan Schrodinger satu dimensi, menggunakan separasi variabel atas variabel x dan t . Selanjutnya, masing-masing dari variabel akan dicari solusinya dengan persamaan diferensial biasa. Persamaan Schrodinger bebas waktu satu dimensi akan diaplikasikan ke dalam potensial undak dan potensial sumur. Potensial undak adalah kondisi dimana suatu partikel mengalami satu kali perubahan besar energi potensial, sedangkan potensial sumur adalah kondisi dimana suatu partikel mengalami dua kali perubahan besar energi potensial. Kata kunci:Persamaan Schrodinger, Potensial Undak, potensial Sumur, Separasi Variabel.

•Dec 20, 2013•0 citations
Menurut mekanika klasik, apabila seberkas partikel dengan energi E menumbuk dinding yang mempunyai potensial V dan E < V; maka seluruh partikel akan dipantulkan. Hal ini kurang sesuai dengan pandangan mekanika kuantum yang menyatakan bahwa ada peluang yang meskipun kecil namun tidak: nol bagi partikel tersebut untuk menerobos potensial perintang. Bertitik tolak dari latar belakang masalah di atas, maka permasalahan yang dikemukakan sebagai sumber penelitian adalah "Bagaimana konsep mekanika kuantum dapat menjelaskan peristiwa penerobosan potensial perintang persegi inti atom oleh partikel alfa" \nTujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan peristiwa penerobosan potensial perintang persegi inti atom oleh partikel alfa dengan konsep mekanika kuantum. Beberapa asumsi yang disamakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. \n• Inti radioaktif dapat dianggap terdiri dari sebuah partikel alfa dan sisa proton \nserta. neutron. \n• Partikel alfa terperangkap dalam sumur potensial yang disebabkan oleh sisa proton dan neutron tersebut. \n• Potensial yang memerangkap partikel alfa secara efektif dapat dianggap sebagai potensial persegi yang ketebalannya ditentukan oleh ukuran inti radioaktif hasil eksperimen. \n• Energi partikel alfa dalam inti dianggap sama depgan energi partikel alfa yang \ndipancarkan oleh inti tersebut. Besar energi ini dapat diperoleh dari hasil eksperimen. \nDengan bersumber dari beberapa pustaka, akhirnya dapat disimpulkan bahwa \n1. Partikel alfa mempunyai probabilitas untuk menerobos potensial perintang persegi inti atom meskipun energi partikel alfa lebih kecil daripada potensial perintang persegi inti atom. \n2. Besar kecilnya probabilitas penerobosan potensial perintang dipengaruhi oleh tinggi potensial perintang, lebar dinding potensial, dan energi partikel alfa. \nHasil ini dapat dipergunakan untuk memperkirakan waktu paruh nuklida dengan ketelitian yang cukup baik.
Telah diadakan penelitian dengan metode pengembangan program computer dalam fisika kuantum pokok bahasan tanggul sederhana. Program komputer yang digunakan adalah program aplikasi matematika mathcad plus 6.0 for windows. Materi tanggul sederhana yang dibahas adalah tanggul sederhana dengan tebal dan tinggi tak berhingga. \nPada tanggul sederhana dengan tebal tak berhingga ditampilkan dalam 3 kasus yaitu, energi partikel sangat atau lebih kecil daripada energi potensial tanggul, energi partikel sama dengan energi potensial tanggul, dan energi partikel sangat atau lebih besar daripada energi potensial tangguJ. Sedangkan untuk tanggul sederhana yang tingginya tak berhingga energi partikelnya amat kecil dibandingkan dengan tinggi tanggul Grafik probabilitas yang dihasilkan oleh program mathcad menunjukkan bila energi partikel sangat atau lebih kecil daripada energi potensial tanggul maka untuk daerah x < 0 partikel yang datang sebagian dipantulkan dan sebagian diteruskan menuju daerah x > 0 dan meluruh sepanjang x. Kemampuan partikel menembus tanggul bergantung pada besar kecilnya energi partikel dan energi \npotensial tangguL Semakin kecil energi partikel yang digunakan maka kemampuan menembus semakin kecil dan sebaliknya. Bila energi partikel sangat atau lebih besar terhadap energi potensial tanggul maka grafik probabilitas yang dihasilkan di daerah x < 0 partikel yang datang sebagian dipantulkan dan sebagian diteruskan melewati tanggul menuju daerah x > o. Semakin besar energi partikel yang digunakan maka probabilitas partikel untuk melewati tanggul semakin besar. Bila energi potensial tanggul tak berhingga terhadap energi partikel maka partikel tidak dapat menembus tanggul dan dipantulkan.
Dalam pengalaman hidup sehari - hari terasa tidak ada hal yang "aneh" mengenai konsep gelombang dan partikel. Fisika klasik yang mencerminkan "kenyataan fisis" dari kesan penginderaan, memperlakukan partikel dan gelombang sebagai komponen yang terpisah dari kenyataan tersebut. Mekanika partikel dan optika gelombang secara tradisional merupakan disiplin yang bebas, masing-masing dengan serangkaian eksperimen dan prinsip - prinsip yang didasarkan atas hasil eksperimen itu. \n Kenyataan fisis yang ada timbul dari gejala yang terjadi dalam dunia mikroskopis dari atom dan molekul elektron dan inti namun didalam dunia mikroskopis ini tidak terdapat partikel atau gelombang dalam arti yang telah dikenal. Dianggap electron memiliki muatan dan massa, dan berperilaku menurut hukum mekanika partikel dalam alat - alat tertentu, misalnya tabung gambar televisi. Namun demikian, akan ditemui bahwa banyak kenyataan yang memaksa manusia untuk menafsirkan elektron yang bergerak sebagai suatu manifestasi gelombang sebanyak kenyataan lain yang memaksa manusia untuk menafsirkanya sebagai manifestasi partikel. Hal seperti ini terjadi pula dalam gelombang elektromagnetik. Bersama-sama dengan relativitas khusus, dualitas partikel gelombang merupakan pengertian sentral dalam fisika modern, dan sedikit sekali penalaran tentang dualitas partikel gelombang yang tidak mengambil kedua gagasan pokok tersebut.
Dualitas gelombang-partikel merupakan salah satu dari banyaknya fenomena aneh yang telah diamati pada dunia kuantum, dan ini sangat membutuhkan teori baru. Teori ini diajukan melalui metode metafisik yang didasarkan pada Alquran dan prinsip-prinsip keilmuan Islam, dilengkapi dengan argumen filosofis yang rasional. Menjelaskan ayat-ayat Alquran yang relevan, serta hubungan satu-ke-satu antara konsep berpasangan dan prinsip orang yang diwawancarai, akan membantu menjelaskan dualitas gelombang-partikel elektron secara rinci. Analisis ilmiah menunjukkan bahwa elektron dapat terdiri dari muatan satuan dan magnet permanen, yang semuanya mencerminkan perilaku dualitas gelombang-partikel yang diamati dalam eksperimen. Meskipun fisikawan saat ini hanya mempertimbangkan keberadaan magnet yang diinduksi medan magnet, dan keberadaan medan magnet disebabkan oleh perputaran elektron, sebuah teori baru berspekulasi bahwa ada juga medan magnet permanen baru-baru ini. Selain itu, pilihan muatan gerbang dan magnet permanen dapat dipilih sebagai energi potensial, yang juga dianggap sebagai energi titik nol yang mungkin, yang telah diamati ada tetapi belum dijelaskan dengan baik. Berdasarkan teori baru ini, persamaan matematika telah diturunkan untuk menghitung energi potensial elektron yang diasumsikan. Dalam hal ini, sains dan teknolog Islam tampaknya telah menunjukkan pentingnya eksplorasi dunia kuantum yang misterius.
Dasar penelitian ini merupakan kajian teori fisika secara kuantitatif dengan cara melakukan kajian literatur. Penelitian ini mengembangkan metode fast-forward dengan batasan sampai pada penentuan keadaan adiabatik dari sistem potensial tangga dengan menggunakan persamaan Schrödinger. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan fase tambahan, potensial tambahan, dan rapat arus adiabatik pada sistem kuantum dengan potensial tangga pada kasus energi lebih besar dari pada potensial penghalang dan energi lebih kecil dari pada potensial penghalang. Metode fast-forward pertama kali diperkenalkan oleh Masuda dan Nakamura yang bertujuan untuk mempertahankan karakteristik partikel dan mempercepat gerak partikel ketika dipindahkan. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini yaitu masing-masing kasus memiliki nilai fase tambahan, potensial tambahan dan rapat arus adiabatik. Namun, potensial tambahan tidak berlaku untuk fungsi gelombang yang bersifat real yaitu pada kasus energi lebih kecil dari pada potensial penghalang pada daerah kedua.
Perkembangan komputasi kuantum memberikan potensi besar dalam bidang teknologi informasi, namun juga menimbulkan ancaman signifikan terhadap sistem keamanan siber yang ada saat ini. Sebagai respons terhadap tantangan ini, penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem keamanan siber inovatif yang berbasis kecerdasan buatan (AI) guna melawan ancaman komputasi kuantum. Metode yang digunakan melibatkan penerapan algoritma AI untuk mendeteksi dan merespons serangan kuantum secara dinamis, serta integrasi kriptografi pasca-kuantum untuk meningkatkan ketahanan sistem terhadap potensi peretasan. Penelitian ini juga mengeksplorasi penggunaan pembelajaran mesin untuk mengidentifikasi pola ancaman dan memperkuat sistem secara otomatis seiring waktu. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mendeteksi ancaman kuantum dengan tingkat akurasi yang tinggi dan menawarkan solusi yang dapat diimplementasikan pada berbagai platform siber. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah kemajuan signifikan dalam pengembangan sistem keamanan yang lebih tangguh dan adaptif terhadap evolusi komputasi kuantum, membuka jalan bagi terciptanya infrastruktur digital yang lebih aman di masa depan
Gelombang merupakan getaran yang merambat. Salah satu contoh gelombang adalah gelombang Schrodinger. Gelombang Schrodinger menggambarkan keberadaan elektron pada suatu posisi dan waktu.GelombangSchrodinger dapat dituliskan dalam suatu persamaan diferensial parsial yang dapat disebut dengan persamaan Schrodinger. Persamaan Schrodinger tersebut yang menyatakan pada suatu posisi satu dimensi disebut persamaan Schodinger satu dimensi.Pada persamaan Schrodinger satu dimensi dapat dibentuk menjadi Persamaan Schrodinger bebas waktu satu dimensi yang artinya persamaan Schrodinger tidak bergantung waktu. Untuk menentukan solusi persamaan Schrodinger satu dimensi, menggunakan separasi variabel atas variabel x dan t . Selanjutnya, masing-masing dari variabel akan dicari solusinya dengan persamaan diferensial biasa. Persamaan Schrodinger bebas waktu satu dimensi akan diaplikasikan ke dalam potensial undak dan potensial sumur. Potensial undak adalah kondisi dimana suatu partikel mengalami satu kali perubahan besar energi potensial, sedangkan potensial sumur adalah kondisi dimana suatu partikel mengalami dua kali perubahan besar energi potensial. Kata kunci:Persamaan Schrodinger, Potensial Undak, potensial Sumur, Separasi Variabel.