Challenges
Datasets
Workspaces
Papers
Discussions
Leaderboard
Log inSign up
Challenges
Datasets
Workspaces
Papers
Discussions
Leaderboard
Blog
Job Board
Q3AS

© 2026 Aqora Quantum S.A.S.

TermsPrivacyLegal Notice

Ars Jurnal Seni Rupa dan Desain

Memahami Peluang-peluang Quantum dalam Seni

Martinus Dwi Marianto

Published Jan 1, 2004• 1 citation
Publisher

Abstract

Tulisan ini merupakan tindak lanjut pelengkap dari tulisan penulis “Kajian QuantumUntuk Bidang Seni Rupa” yang dimuat di jurnal Ekspresi yang diterbitkan oleh LembagaPenelitian ISI Yogyakarta. Dalam tulisan sebelumnya penulis masih sebatas menawarkansuatu kajian yang didasarkan pada cara pandang atas realitas yang diadopsi dari temuantemuaneksperimental fisika quantum. Untuk melengkapi tulisan itu penulis menghadirkansatu cara pendekataa yang lebih praktikal dan opcrasional untuk memahami dan merefleksiseni. Pertama kali akan penulis kemukakan terlebih dahulu paradigma Fisika Klasik yangtelah berabad-abad pemikiran dan cara pandang masyarakat modern, lalu akan disusul dengancara pandang quantum yang mematahkan determinisme Fisika Klasik. Lalu akan penulispaparkan beberapa poin prinsipal dari Fisika Quantum yang penulis pandang layakdicermati. Poin-poin prinsipal ini kemudian akan dijelaskan dengan ilustrasi-ilustrasi yangdipetik dari kehidupan seni yangnyata. Dengan pemahaman quantum kita akan lebih mampusecara imajiner membayangkan potensi-potensi virtual seni atau peluang-peluang dalam karyaseni apapun, untuk selanjutnya dikaji, dan dipilih mana yang yang paling masuk akal danrealistik, bila ingin diaktualkan, baik secara lisan, tertulis, maupun grafis.

DOI
10.24821/ars.v1i1.231

Related papers

Analisis Fase Tambahan, Potensial Tambahan, dan Rapat Arus Adiabatik Sistem Kuantum Dengan Potensial Tangga

Dini Syafitri, Iwan Setiawan, Dedy Hamdani

Dasar penelitian ini merupakan kajian teori fisika secara kuantitatif dengan cara melakukan kajian literatur. Penelitian ini mengembangkan metode fast-forward dengan batasan sampai pada penentuan keadaan adiabatik dari sistem potensial tangga dengan menggunakan persamaan Schrödinger. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan fase tambahan, potensial tambahan, dan rapat arus adiabatik pada sistem kuantum dengan potensial tangga pada kasus energi lebih besar dari pada potensial penghalang dan energi lebih kecil dari pada potensial penghalang. Metode fast-forward pertama kali diperkenalkan oleh Masuda dan Nakamura yang bertujuan untuk mempertahankan karakteristik partikel dan mempercepat gerak partikel ketika dipindahkan. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini yaitu masing-masing kasus memiliki nilai fase tambahan, potensial tambahan dan rapat arus adiabatik. Namun, potensial tambahan tidak berlaku untuk fungsi gelombang yang bersifat real yaitu pada kasus energi lebih kecil dari pada potensial penghalang pada daerah kedua.

Navigation Physics Journal of Physics Education•Dec 11, 2023•0 citations

Kajian mengenai sifat partikel gelombang melalui gejala efek fotolistrik dan efek compton

F.X. Budi Rido Hendrawan

Dalam pengalaman hidup sehari - hari terasa tidak ada hal yang "aneh" mengenai konsep gelombang dan partikel. Fisika klasik yang mencerminkan "kenyataan fisis" dari kesan penginderaan, memperlakukan partikel dan gelombang sebagai komponen yang terpisah dari kenyataan tersebut. Mekanika partikel dan optika gelombang secara tradisional merupakan disiplin yang bebas, masing-masing dengan serangkaian eksperimen dan prinsip - prinsip yang didasarkan atas hasil eksperimen itu. \n Kenyataan fisis yang ada timbul dari gejala yang terjadi dalam dunia mikroskopis dari atom dan molekul elektron dan inti namun didalam dunia mikroskopis ini tidak terdapat partikel atau gelombang dalam arti yang telah dikenal. Dianggap electron memiliki muatan dan massa, dan berperilaku menurut hukum mekanika partikel dalam alat - alat tertentu, misalnya tabung gambar televisi. Namun demikian, akan ditemui bahwa banyak kenyataan yang memaksa manusia untuk menafsirkan elektron yang bergerak sebagai suatu manifestasi gelombang sebanyak kenyataan lain yang memaksa manusia untuk menafsirkanya sebagai manifestasi partikel. Hal seperti ini terjadi pula dalam gelombang elektromagnetik. Bersama-sama dengan relativitas khusus, dualitas partikel gelombang merupakan pengertian sentral dalam fisika modern, dan sedikit sekali penalaran tentang dualitas partikel gelombang yang tidak mengambil kedua gagasan pokok tersebut.

•Aug 5, 1999•0 citations

Penguji: KAJIAN TERHADAP REVISI PRINSIP KETIDAKPASTIAN HEISENBERG DALAM TINJAUAN OZAWA DAN PENERAPANNYA PADA MATA KULIAH FISIKA KUANTUM

Ida Sriyanti

Penelitian ini membahas kajian terhadap revisi prinsip ketidakpastian Heisnberg dalam tinjauan Ozawa dan penerapannya pada mata kuliah fisika kuantum. Tujuan penelitian ini adalah menguraikan proses perumusan prinsip ketidakpastian Heisenberg dalam tinjauan Ozawa dan pembahasan revisi prinsip ketidakpastian Heisnberg dalam tinjauan Ozawa pada mata kuliah fisika kuantum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan cara mengkaji literatur -literatur yang berkaitan dengan teori yang akan dibahas. Objek penelitian ini adalah kajian terhadap revisi prinsip ketidakpastian Heisnberg dalam tinjauan Ozawa dan penerapannya pada mata kuliah fisika kuantum. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa persamaan ketidakpastian Heisnberg yaitu σ(x)σ(p)≥ℏ/2 dan setelah direvisi persamaan ketidakpastian menjadi ∈(x)η(p)+ ∈(x)σ(p)+ σ(x)η(p) ≥ℏ/2 , revisi prinsip ketidakpastian Heisnberg dalam tinjauan Ozawa dibuktikan menggunakan metode tiga keadaan dan metode pengukuran lemah, dan revisi prinsip kuantum pada pokok bahasan osilator harmonik dengan mencari harga harap posisi dan harga harap momentum partikel. Saran dari penelitian ini adalah agar dilakukan pengkajian lebih lanjut mengenai penerapan revisi prinsip ketidakpastian Heisnberg dalam tinjauan Ozawa pada material langkah seperti graphin serta agar dilakukan pengkajian lebih mendalam mengenai implikasi revisi prinsip ketidakpastian Heisnberg dalam tinjauan Ozawa dalam teknologi modern.

•Jan 15, 2014•0 citations

Fisika Kuantum: Sejarah Dan Kisah Inspiratif Para Tokohnya

Okky Fajar Tri Maryana, Yuant Tiandho

Keberanian untuk mendobrak paradigma yang ada merupakan kunci dalam menciptakan perubahan. Sebagai seorang yang memiliki latar belakang dalam bidang teknik dan memilih terjun dalam dunia startup bisnis, saya sudah lama tidak menyentuh dunia fisika. Namun setelah membaca buku ini saya kembali menyadari bahwa perkembangan yang terjadi dalam dunia fisika sebenarnya ikut memberikan dampak dan dapat kita ambil hikmahnya dalam multidimensi keilmuan yang lain, termasuk dalam dunia bisnis starup. Dalam buku ini dijabarkan secara sangat lengkap dan menatik mengenai sejarah pendobrakan paham fisika klasik menuju fisika kuantum yang sangat panjang dan berliku. Setidaknya semangat para ilmuan fisika kuantum dalam mendobrak paradigmaklasik inilah yang bisa diadopsi secara langsung dalam bidang keilmuan lain. Perjalanan para ilmuan fisika kuantum dalam menggali rasa penasaran mereka dan kegigihan unuk tidak pernah puas pada akhirnya membuahkan hasil yang berdampak besar bagi manusia dijabarkan dengan sangat menarik dalam buku ini, dan di kemas agar dapat di pahami bukan hanya oleh para fisikawan, namun juga untuk orang umum seperti saya.

•Jan 1, 2019•0 citations

Paradigma Teori Atom Lintas Waktu

Sujito Sujito, Sunardi Sunardi, Ma’ruf Ma’ruf +1 more

Teori atom merupakan teori yang dinamis dan terus berkembang sesuai dengan temuan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hasil penemuan dan pemikiran tentang membawa dampak yang cukup beragam bagi perkembangan manusia itu sendiri. Manusia dengan menggunakan nalarnya berusaha untuk menemukan hal-hal baru yang berpatokan filosofi. Pemikiran manusia tidak akan terlepas dari pandangan ontologis, epistemologis, aksiologis dan metodologis. Hasil pemikiran tersebut akan menimbulkan anomali atau penyimpangan dari umum. Akumulasi dari anomali-anomali tersebut akan menghasilkan revolusi sains. Sesuai dengan pemikiran Thomas Kun bahwa Sains (Ilmu Pengetahuan Alam) tidak selalu bersifat akumulatif, sehingga revolusi sains akan menyebabkan terjadinya perubahan paradigma baru. Perubahan paradigma tentang teori atom berangkat dari pemikiran yang dogmatis, kemudian terjadi terobosan-terobosan baru dalam revolusi sains. Ide-ide gila munculnya lagi dengan ditemukannya teori Mekanika Kuantum. Hal ini yang melatarbelakangi munculnya annihilasi materi yang berkembang menjadi teori penyusun atas materi dan segala sesuatu. Revolusi kuantum memberikan kesadaran pada umat manusia tentang kesesaran Tuhan yang luar biasa. Dengan kekuasaannya Tuhan menciptakan otak dan pikiran yang menyala menjadi berkah bagi manusia untuk meramal yang Ilahiyah menerobos misteri ciptaan-Nya sendiri. Kata Kunci: Atom, Klasik, Kuantum, Paradigma, Tuhan

Jurnal Filsafat Indonesia•May 16, 2019•5 citations

Analisis Bibliometrik Terhadap Tren dan Pertumbuhan Penelitian Quantum Machine Learning

Raka Yudistira, Endah Setyowati

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren serta perkembangan penelitian dalam bidang Quantum Machine Learning (QML) melalui pendekatan bibliometrik. QML merupakan turunan bidang ilmu dari Machine Learning (ML) yang mengintegrasikan ebberapa prinsip dasar mekanika kuantum seperti superposisi dan entanglement yang memungkinkan komputasi yang lebih kompleks. Dibalik potensinya yang besar, jumlha publikasi ilmiah pada bidang ini masih relative terbatas dibandingkan dengan topik lain yang sering digunakan seperti Artificial Intelligence (AI). Maka dari itu, analisis serta pemetaan yang sistematis melalui pendekatan bibliometrik sangat diperlukan untuk membantu para peneliti untuk mengembangkan penelitian pada topik QML ini. data dikumpulkan dengan menggunakan software publish or perish dengan menggunakan database scopus pada periode 2013-2023 atau rentang 10 tahun terakhir. Didapatkan 200 dokumen yang berupa artikel ilmiah dan konfrensi. Analisis dilakukan terhadap berbagai parameter seperti tren jumlah publikasi dari tahun ke tahun, produktivitas penulis dalam mengembangkan penelitian pada bidang ini, jurnal dengan frekuensi publikasi tertinggi, serta keterikatan kata kunci pada QML. Data yang dianalisis serta divisualisasikan menggunakan Microsoft Excell dan VOSviewer. Hasil penelitian menunjukan hasil yang membantu para peneliti seperti peningkatan publikasi pada rentang tahun 2017-2020, penulis paling produktif pada topik QML adalah M.schuld 6 jurnal ilmiah yang sudah dipublikasikan. Keterikatan kata kunci yang sangat erat dengan QML yakni quantum computing dan deep learning. Serta frekuensi tempat publikasi jurnal ilmiah terbanyak pada topik ini pada Nature Communications. Temuan ini diharapkan dapat menajdi rujuan serta acuan bagi para peneliti untuk yang akan meneliti pada bidang QML

Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi•Jan 14, 2026•0 citations
Tulisan ini merupakan tindak lanjut pelengkap dari tulisan penulis “Kajian QuantumUntuk Bidang Seni Rupa” yang dimuat di jurnal Ekspresi yang diterbitkan oleh LembagaPenelitian ISI Yogyakarta. Dalam tulisan sebelumnya penulis masih sebatas menawarkansuatu kajian yang didasarkan pada cara pandang atas realitas yang diadopsi dari temuantemuaneksperimental fisika quantum. Untuk melengkapi tulisan itu penulis menghadirkansatu cara pendekataa yang lebih praktikal dan opcrasional untuk memahami dan merefleksiseni. Pertama kali akan penulis kemukakan terlebih dahulu paradigma Fisika Klasik yangtelah berabad-abad pemikiran dan cara pandang masyarakat modern, lalu akan disusul dengancara pandang quantum yang mematahkan determinisme Fisika Klasik. Lalu akan penulispaparkan beberapa poin prinsipal dari Fisika Quantum yang penulis pandang layakdicermati. Poin-poin prinsipal ini kemudian akan dijelaskan dengan ilustrasi-ilustrasi yangdipetik dari kehidupan seni yangnyata. Dengan pemahaman quantum kita akan lebih mampusecara imajiner membayangkan potensi-potensi virtual seni atau peluang-peluang dalam karyaseni apapun, untuk selanjutnya dikaji, dan dipilih mana yang yang paling masuk akal danrealistik, bila ingin diaktualkan, baik secara lisan, tertulis, maupun grafis.
Dasar penelitian ini merupakan kajian teori fisika secara kuantitatif dengan cara melakukan kajian literatur. Penelitian ini mengembangkan metode fast-forward dengan batasan sampai pada penentuan keadaan adiabatik dari sistem potensial tangga dengan menggunakan persamaan Schrödinger. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan fase tambahan, potensial tambahan, dan rapat arus adiabatik pada sistem kuantum dengan potensial tangga pada kasus energi lebih besar dari pada potensial penghalang dan energi lebih kecil dari pada potensial penghalang. Metode fast-forward pertama kali diperkenalkan oleh Masuda dan Nakamura yang bertujuan untuk mempertahankan karakteristik partikel dan mempercepat gerak partikel ketika dipindahkan. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini yaitu masing-masing kasus memiliki nilai fase tambahan, potensial tambahan dan rapat arus adiabatik. Namun, potensial tambahan tidak berlaku untuk fungsi gelombang yang bersifat real yaitu pada kasus energi lebih kecil dari pada potensial penghalang pada daerah kedua.
Dalam pengalaman hidup sehari - hari terasa tidak ada hal yang "aneh" mengenai konsep gelombang dan partikel. Fisika klasik yang mencerminkan "kenyataan fisis" dari kesan penginderaan, memperlakukan partikel dan gelombang sebagai komponen yang terpisah dari kenyataan tersebut. Mekanika partikel dan optika gelombang secara tradisional merupakan disiplin yang bebas, masing-masing dengan serangkaian eksperimen dan prinsip - prinsip yang didasarkan atas hasil eksperimen itu. \n Kenyataan fisis yang ada timbul dari gejala yang terjadi dalam dunia mikroskopis dari atom dan molekul elektron dan inti namun didalam dunia mikroskopis ini tidak terdapat partikel atau gelombang dalam arti yang telah dikenal. Dianggap electron memiliki muatan dan massa, dan berperilaku menurut hukum mekanika partikel dalam alat - alat tertentu, misalnya tabung gambar televisi. Namun demikian, akan ditemui bahwa banyak kenyataan yang memaksa manusia untuk menafsirkan elektron yang bergerak sebagai suatu manifestasi gelombang sebanyak kenyataan lain yang memaksa manusia untuk menafsirkanya sebagai manifestasi partikel. Hal seperti ini terjadi pula dalam gelombang elektromagnetik. Bersama-sama dengan relativitas khusus, dualitas partikel gelombang merupakan pengertian sentral dalam fisika modern, dan sedikit sekali penalaran tentang dualitas partikel gelombang yang tidak mengambil kedua gagasan pokok tersebut.
Penelitian ini membahas kajian terhadap revisi prinsip ketidakpastian Heisnberg dalam tinjauan Ozawa dan penerapannya pada mata kuliah fisika kuantum. Tujuan penelitian ini adalah menguraikan proses perumusan prinsip ketidakpastian Heisenberg dalam tinjauan Ozawa dan pembahasan revisi prinsip ketidakpastian Heisnberg dalam tinjauan Ozawa pada mata kuliah fisika kuantum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan cara mengkaji literatur -literatur yang berkaitan dengan teori yang akan dibahas. Objek penelitian ini adalah kajian terhadap revisi prinsip ketidakpastian Heisnberg dalam tinjauan Ozawa dan penerapannya pada mata kuliah fisika kuantum. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa persamaan ketidakpastian Heisnberg yaitu σ(x)σ(p)≥ℏ/2 dan setelah direvisi persamaan ketidakpastian menjadi ∈(x)η(p)+ ∈(x)σ(p)+ σ(x)η(p) ≥ℏ/2 , revisi prinsip ketidakpastian Heisnberg dalam tinjauan Ozawa dibuktikan menggunakan metode tiga keadaan dan metode pengukuran lemah, dan revisi prinsip kuantum pada pokok bahasan osilator harmonik dengan mencari harga harap posisi dan harga harap momentum partikel. Saran dari penelitian ini adalah agar dilakukan pengkajian lebih lanjut mengenai penerapan revisi prinsip ketidakpastian Heisnberg dalam tinjauan Ozawa pada material langkah seperti graphin serta agar dilakukan pengkajian lebih mendalam mengenai implikasi revisi prinsip ketidakpastian Heisnberg dalam tinjauan Ozawa dalam teknologi modern.
Keberanian untuk mendobrak paradigma yang ada merupakan kunci dalam menciptakan perubahan. Sebagai seorang yang memiliki latar belakang dalam bidang teknik dan memilih terjun dalam dunia startup bisnis, saya sudah lama tidak menyentuh dunia fisika. Namun setelah membaca buku ini saya kembali menyadari bahwa perkembangan yang terjadi dalam dunia fisika sebenarnya ikut memberikan dampak dan dapat kita ambil hikmahnya dalam multidimensi keilmuan yang lain, termasuk dalam dunia bisnis starup. Dalam buku ini dijabarkan secara sangat lengkap dan menatik mengenai sejarah pendobrakan paham fisika klasik menuju fisika kuantum yang sangat panjang dan berliku. Setidaknya semangat para ilmuan fisika kuantum dalam mendobrak paradigmaklasik inilah yang bisa diadopsi secara langsung dalam bidang keilmuan lain. Perjalanan para ilmuan fisika kuantum dalam menggali rasa penasaran mereka dan kegigihan unuk tidak pernah puas pada akhirnya membuahkan hasil yang berdampak besar bagi manusia dijabarkan dengan sangat menarik dalam buku ini, dan di kemas agar dapat di pahami bukan hanya oleh para fisikawan, namun juga untuk orang umum seperti saya.
Teori atom merupakan teori yang dinamis dan terus berkembang sesuai dengan temuan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hasil penemuan dan pemikiran tentang membawa dampak yang cukup beragam bagi perkembangan manusia itu sendiri. Manusia dengan menggunakan nalarnya berusaha untuk menemukan hal-hal baru yang berpatokan filosofi. Pemikiran manusia tidak akan terlepas dari pandangan ontologis, epistemologis, aksiologis dan metodologis. Hasil pemikiran tersebut akan menimbulkan anomali atau penyimpangan dari umum. Akumulasi dari anomali-anomali tersebut akan menghasilkan revolusi sains. Sesuai dengan pemikiran Thomas Kun bahwa Sains (Ilmu Pengetahuan Alam) tidak selalu bersifat akumulatif, sehingga revolusi sains akan menyebabkan terjadinya perubahan paradigma baru. Perubahan paradigma tentang teori atom berangkat dari pemikiran yang dogmatis, kemudian terjadi terobosan-terobosan baru dalam revolusi sains. Ide-ide gila munculnya lagi dengan ditemukannya teori Mekanika Kuantum. Hal ini yang melatarbelakangi munculnya annihilasi materi yang berkembang menjadi teori penyusun atas materi dan segala sesuatu. Revolusi kuantum memberikan kesadaran pada umat manusia tentang kesesaran Tuhan yang luar biasa. Dengan kekuasaannya Tuhan menciptakan otak dan pikiran yang menyala menjadi berkah bagi manusia untuk meramal yang Ilahiyah menerobos misteri ciptaan-Nya sendiri. Kata Kunci: Atom, Klasik, Kuantum, Paradigma, Tuhan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren serta perkembangan penelitian dalam bidang Quantum Machine Learning (QML) melalui pendekatan bibliometrik. QML merupakan turunan bidang ilmu dari Machine Learning (ML) yang mengintegrasikan ebberapa prinsip dasar mekanika kuantum seperti superposisi dan entanglement yang memungkinkan komputasi yang lebih kompleks. Dibalik potensinya yang besar, jumlha publikasi ilmiah pada bidang ini masih relative terbatas dibandingkan dengan topik lain yang sering digunakan seperti Artificial Intelligence (AI). Maka dari itu, analisis serta pemetaan yang sistematis melalui pendekatan bibliometrik sangat diperlukan untuk membantu para peneliti untuk mengembangkan penelitian pada topik QML ini. data dikumpulkan dengan menggunakan software publish or perish dengan menggunakan database scopus pada periode 2013-2023 atau rentang 10 tahun terakhir. Didapatkan 200 dokumen yang berupa artikel ilmiah dan konfrensi. Analisis dilakukan terhadap berbagai parameter seperti tren jumlah publikasi dari tahun ke tahun, produktivitas penulis dalam mengembangkan penelitian pada bidang ini, jurnal dengan frekuensi publikasi tertinggi, serta keterikatan kata kunci pada QML. Data yang dianalisis serta divisualisasikan menggunakan Microsoft Excell dan VOSviewer. Hasil penelitian menunjukan hasil yang membantu para peneliti seperti peningkatan publikasi pada rentang tahun 2017-2020, penulis paling produktif pada topik QML adalah M.schuld 6 jurnal ilmiah yang sudah dipublikasikan. Keterikatan kata kunci yang sangat erat dengan QML yakni quantum computing dan deep learning. Serta frekuensi tempat publikasi jurnal ilmiah terbanyak pada topik ini pada Nature Communications. Temuan ini diharapkan dapat menajdi rujuan serta acuan bagi para peneliti untuk yang akan meneliti pada bidang QML