STUDI SIFAT KRITIS MODEL SPIN XY MENGGUNAKAN ALGORITMA METROPOLIS DENGAN SPIN UPDATE BERBASIS PARAMETER TEMPERATUR
Andi Anugrah Caezar Tenribali
Abstract
Perubahan fase merupakan kajian sentral dalam fisika khususnya studi tentang sifat kritis bahan. Setiap fase dari suatu sistem memiliki sifat tertentu. Bahan memiliki sifat kritis apabila berada pada wilayah sekitar titik kritis, misalnya temperatur Curie untuk bahan feromagnetik. Penelitian ini menelaah sifat kritis model spin XY pada kisi dua dimensi (2D). Metode yang digunakan adalah metode Monte Carlo dengan algoritma Metropolis. Untuk meningkatkan efektifitas algoritma ini, spin di-update dengan memperhitungkan parameter temperatur. Hal ini berbeda dengan proses updating standar dimana perubahan orientasi spin mengabaikan parameter temperatur. Ukuran linier kisi yang disimulasikan adalah L = 8, 12, 14, dan 16. Besaran fisis yang dihitung adalah rerata energi majelis, magnetisasi dan panas jenis. Nilai puncak panas jenis untuk tiap kisi pada update 1 berkisar pada temperatur 1,478; 1,383; 1,48; 1,573 J/k masing-masing untuk L = 8, 12, 14, dan 16. Nilai puncak panas jenis untuk tiap kisi pada update 1 berkisar pada temperatur 1,478; 1,383; 1,48; 1,573 J/k untuk kisi L = 8, 12, 14, dan 16. Nilai puncak panas jenis untuk tiap kisi pada update 2 berkisar pada temperatur 1,668; 1,763; 1,76; 1,667 J/k untuk kisi L = 8, 12, 14, dan 16. Kata Kunci: Spin XY, Metode Monte Carlo, Algoritma Metropolis, Sifat Kritis, Spin Update.