Challenges
Datasets
Workspaces
Papers
Discussions
Leaderboard
Log inSign up
Challenges
Datasets
Workspaces
Papers
Discussions
Leaderboard
Blog
Job Board
Q3AS

© 2026 Aqora Quantum S.A.S.

TermsPrivacyLegal Notice

INTERPRETASI KAUSAL DE BROGLIE-BOHMKAJIAN FILOSOFIS TEORI KUANTUM;DE BROGLIE-BOHM CAUSAL INTERPRETATIONA PHILOSOPHICAL STUDY OF QUANTUM THEORY

Chandra Harymurti, Arief Hermanto

Published Jan 1, 2012• 0 citations
OpenAlex

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang interpretasi de Broglie-Bohm. Penelitian dimulai dengan penjelasan tentang ketidaklengkapan interpretasi standar (interpretasi Kopenhagen) yang kemudian memunculkan interpretasi alternatif yaitu interpretasi de Broglie-Bohm. Interpretasi de Broglie-Bohm disebut juga interpretasi kausal karena menyatakan posisi partikel secara determistik dan setiap partikel mempunyai gelombang pandu yang memandu partikel dengan lintasan yang jelas. Interpretasi de Broglie-Bohm juga memberikan penjelasan terhadap masalah pengukuran dan fenomena interferensi dalam percobaan celah ganda.

Related papers

PERSAMAAN SCHRÖDINGER DITINJAU DARI GERAK PSEUDO-BROWN: KONSTRUKSI EKSISTENSI KAUSALITAS DALAM TEORI KUANTUM

Darwis Umar Muhamad

Telah ditinjau persamaan gelombang Schrödinger berdasarkan hipotesa berlangsungnya gerak pseudo Brown dalam volume kuantum berorde ћ. Gerak pseudo Brown adalah gerak vibrasi acak hipotesa yang merupakan sifat intrinsik partikel. Dalam model kami gerak translasi volume kuantum, perubahan kecepatan vibrasi partikel dan diffusi partikel dalam volume kuantum dibangkitkan oleh gaya eksternal atau potensial interaksi. Kemudian dengan menggunakan persamaan Langevin dan juga teori kami tentang massa partikel diperoleh konstanta difusi partikel dalam volume kuantum yaitu m2=β. Peninjauan secara kualitatif menunjukkan bahwa interpretasi stokastik mensyaratkan kehadiran medium takterkompres dan tidak kental (unviscous) yang terkoneksi dengan interpretasi optik, ekuivalen dengan interpretasi hidrodinamika dan sejajar dengan interpretasi murni statistik tentang probabilitas. Selain itu sifat vibrasi acak intrinsik dalam volume kuantum dalam perspektif kami berpotensi untuk dapat berperan sebagai landasan pengertian interpretasi variabel tersembunyi (hidden variable).

•May 16, 2009•0 citations

A reexamination of early debates on the interpretation of quantum theory: Louis de Broglie to David Bohm

José G. Perillán

Thesis (Ph. D.)--University of Rochester. Depts. of History and Physics and Astronomy, 2011.

•Jan 1, 2011•1 citation

MENUJU INTERPRETASI STATISTIK EKSPERIMEN CELAH GANDA:ANALISIS VARIABEL ACAK (BAGIAN I)

Dwandaru W.S.B.

Pada awalnya, eksperimen celah ganda dilakukan oleh Thomas Young (1801-1805) untuk memberikan solusi atas perdebatan tentang hakekat cahaya. Pada perkembangannya, eksperimen ini menjadi salah satu ciri khas fisika moderen untuk menjustifikasi prinsip saling melengkapi Bohr (Bohr’s complementarity principle) yang merupakan salah satu pilar interpretasi Copenhagen terhadap teori kuantum. Oleh karena itu, makalah ini akan membahas eksperimen celah ganda menggunakan konsep variabel acak. Dalam makalah bagian I ini, akan dianalisis sifat acak partikel yang bergerak secara bergantian (satu per satu) menuju dua celah kecil.

•Feb 8, 2005•1 citation

More about Bohm’s quantum

Jeremy Bernstein

I give a pedagogical introduction to Bohm’s interpretation of quantum theory, suitable for graduate students.

American Journal of Physics•May 13, 2011•11 citations

The de Broglie – Bohm theory as a rational completion of quantum mechanics,

Jean Bricmont

We try to give a physical meaning to the wave function or quantum state of a system, apart from being a very efficient tool for predicting results of measurements on that system. In other words, we ask what does it mean for a system outside the laboratories to have a wave function? We first explain why two possible, and probably common, answers to that question do not really answer it. Then, we explain how the de Broglie – Bohm theory does give a satisfactory meaning to the quantum state outside the laboratories, while avoiding the problems faced by the other answers.

Canadian Journal of Physics•May 29, 2017•3 citations

Pemanfaatan GeoGebra Untuk Simulasi Fenomena Partikel dalam Sumur Potensial Kuantum

Elisabeth Pratidhina, Adetyas Pretty Grahadiana Putri Ardiansyah, Herwinarso Herwinarso +1 more

GeoGebra merupakan aplikasi yang praktis untuk memvisualisasikan sebuah persamaan matematis. Penelitian ini memanfaatkan aplikasi GeoGebra untuk memviasualisasikan salah satu topik fisika kuantum yaitu partikel dalam sumur potensial tak hingga. Model partikel dalam sumur potensial tak hingga diselesaikan dengan metode analitik, kemudian berdasarkan solusi analitik dikembangkan simulasi pada aplikasi GeoGebra untuk memvisualisasikan fungsi gelombang dan probabilitas partikel. Simulasi yang dikembangkan dapat menjadi jembatan antara pemodelan matematis dengan interpretasi fisis. Dengan menggunakan simulasi, mahasiswa dapat menginterpretasikan fungsi gelombang dan probabilitas partikel serta memahami beberapa sifat kuantum yang berbeda dengan teori klasik.

Kappa Journal•Aug 31, 2025•0 citations
Telah dilakukan penelitian tentang interpretasi de Broglie-Bohm. Penelitian dimulai dengan penjelasan tentang ketidaklengkapan interpretasi standar (interpretasi Kopenhagen) yang kemudian memunculkan interpretasi alternatif yaitu interpretasi de Broglie-Bohm. Interpretasi de Broglie-Bohm disebut juga interpretasi kausal karena menyatakan posisi partikel secara determistik dan setiap partikel mempunyai gelombang pandu yang memandu partikel dengan lintasan yang jelas. Interpretasi de Broglie-Bohm juga memberikan penjelasan terhadap masalah pengukuran dan fenomena interferensi dalam percobaan celah ganda.
Telah ditinjau persamaan gelombang Schrödinger berdasarkan hipotesa berlangsungnya gerak pseudo Brown dalam volume kuantum berorde ћ. Gerak pseudo Brown adalah gerak vibrasi acak hipotesa yang merupakan sifat intrinsik partikel. Dalam model kami gerak translasi volume kuantum, perubahan kecepatan vibrasi partikel dan diffusi partikel dalam volume kuantum dibangkitkan oleh gaya eksternal atau potensial interaksi. Kemudian dengan menggunakan persamaan Langevin dan juga teori kami tentang massa partikel diperoleh konstanta difusi partikel dalam volume kuantum yaitu m2=β. Peninjauan secara kualitatif menunjukkan bahwa interpretasi stokastik mensyaratkan kehadiran medium takterkompres dan tidak kental (unviscous) yang terkoneksi dengan interpretasi optik, ekuivalen dengan interpretasi hidrodinamika dan sejajar dengan interpretasi murni statistik tentang probabilitas. Selain itu sifat vibrasi acak intrinsik dalam volume kuantum dalam perspektif kami berpotensi untuk dapat berperan sebagai landasan pengertian interpretasi variabel tersembunyi (hidden variable).
Pada awalnya, eksperimen celah ganda dilakukan oleh Thomas Young (1801-1805) untuk memberikan solusi atas perdebatan tentang hakekat cahaya. Pada perkembangannya, eksperimen ini menjadi salah satu ciri khas fisika moderen untuk menjustifikasi prinsip saling melengkapi Bohr (Bohr’s complementarity principle) yang merupakan salah satu pilar interpretasi Copenhagen terhadap teori kuantum. Oleh karena itu, makalah ini akan membahas eksperimen celah ganda menggunakan konsep variabel acak. Dalam makalah bagian I ini, akan dianalisis sifat acak partikel yang bergerak secara bergantian (satu per satu) menuju dua celah kecil.
We try to give a physical meaning to the wave function or quantum state of a system, apart from being a very efficient tool for predicting results of measurements on that system. In other words, we ask what does it mean for a system outside the laboratories to have a wave function? We first explain why two possible, and probably common, answers to that question do not really answer it. Then, we explain how the de Broglie – Bohm theory does give a satisfactory meaning to the quantum state outside the laboratories, while avoiding the problems faced by the other answers.
GeoGebra merupakan aplikasi yang praktis untuk memvisualisasikan sebuah persamaan matematis. Penelitian ini memanfaatkan aplikasi GeoGebra untuk memviasualisasikan salah satu topik fisika kuantum yaitu partikel dalam sumur potensial tak hingga. Model partikel dalam sumur potensial tak hingga diselesaikan dengan metode analitik, kemudian berdasarkan solusi analitik dikembangkan simulasi pada aplikasi GeoGebra untuk memvisualisasikan fungsi gelombang dan probabilitas partikel. Simulasi yang dikembangkan dapat menjadi jembatan antara pemodelan matematis dengan interpretasi fisis. Dengan menggunakan simulasi, mahasiswa dapat menginterpretasikan fungsi gelombang dan probabilitas partikel serta memahami beberapa sifat kuantum yang berbeda dengan teori klasik.