Challenges
Datasets
Workspaces
Papers
Discussions
Leaderboard
Log inSign up
Challenges
Datasets
Workspaces
Papers
Discussions
Leaderboard
Blog
Job Board
Q3AS

© 2026 Aqora Quantum S.A.S.

TermsPrivacyLegal Notice

FUNGSI PARTISI KANONIK LENGKAP SISTEM PARAFERMI ORDE DUA

Muhammad Megawan

Published Jan 20, 2015• 0 citations
OpenAlex

Abstract

ABSTRAK \n \nFungsi Partisi Kanonik Lengkap memasukkan variabel T dan μ sebagai variabel yang mempengaruhi sistem. Oleh karenanya, hubungan T dan μ terhadap kecenderungan kelakuan nilai fungsi partisi kanonik lengkap, Z dan rerata jumlah total partikel, N perlu diteliti. Kemudian pola atau kecenderungan sistem parafermi orde dua terhadap sistem parafermi orde satu (fermi) untuk fungsi partisi kanonik lengkap, Z dan rerata jumlah total partikel, N juga perlu diteliti dikarenakan dugaan perbedaan pola keduanya. \nDengan menggunakan metode komputasi memanfaatkan program Code block yang merupakan program untuk mengolah data berbasis C atau C++. Dengan cara dinormalisir, fungsi partisi diubah ke dalam bentuk tak berdimensi sehingga lebih mudah diubah menjadi bahasa pemrograman. \nHasil perhitungan komputasi ditampilkan dalam bentuk grafik, yaitu fungsi partisi kanonik lengkap (Z), dan rerata jumlah partikel (N). Dapat diketahui bahwa sistem parafermi akan mengalami peningkatan seiring meningkatnya nilai suhu (T) dan potensial kimia (μ). Nilai (Z) grafik fungsi-fungsi termodinamika sistem parafermi memiliki kemiripan bentuk dengan sistem fermi (fermion orde satu). Sedang nilai rerata jumlah partikel (N) apabila ordenya lebih dari satu akan menjadi bersifat seperti sistem paraboson \n \nKata-kata kunci : fungsi partisi kanonik lengkap, fungsi fermi, parafermi

Related papers

DESAIN INOVATIF SISTEM KEAMANAN SIBER BERBASIS KECERDASAN BUATAN MENGHADAPI TANTANGAN KOMPUTASI KUANTUM

Maria Atik Sunarti Ekowati, Sri Wening

Perkembangan komputasi kuantum memberikan potensi besar dalam bidang teknologi informasi, namun juga menimbulkan ancaman signifikan terhadap sistem keamanan siber yang ada saat ini. Sebagai respons terhadap tantangan ini, penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem keamanan siber inovatif yang berbasis kecerdasan buatan (AI) guna melawan ancaman komputasi kuantum. Metode yang digunakan melibatkan penerapan algoritma AI untuk mendeteksi dan merespons serangan kuantum secara dinamis, serta integrasi kriptografi pasca-kuantum untuk meningkatkan ketahanan sistem terhadap potensi peretasan. Penelitian ini juga mengeksplorasi penggunaan pembelajaran mesin untuk mengidentifikasi pola ancaman dan memperkuat sistem secara otomatis seiring waktu. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mendeteksi ancaman kuantum dengan tingkat akurasi yang tinggi dan menawarkan solusi yang dapat diimplementasikan pada berbagai platform siber. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah kemajuan signifikan dalam pengembangan sistem keamanan yang lebih tangguh dan adaptif terhadap evolusi komputasi kuantum, membuka jalan bagi terciptanya infrastruktur digital yang lebih aman di masa depan

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI•Apr 3, 2025•0 citations

Pengembangan program aplikasi MATHCAD dalam fisika kuantum pokok bahasan tanggul sederhana

Laurentia Ernawati

Telah diadakan penelitian dengan metode pengembangan program computer dalam fisika kuantum pokok bahasan tanggul sederhana. Program komputer yang digunakan adalah program aplikasi matematika mathcad plus 6.0 for windows. Materi tanggul sederhana yang dibahas adalah tanggul sederhana dengan tebal dan tinggi tak berhingga. \nPada tanggul sederhana dengan tebal tak berhingga ditampilkan dalam 3 kasus yaitu, energi partikel sangat atau lebih kecil daripada energi potensial tanggul, energi partikel sama dengan energi potensial tanggul, dan energi partikel sangat atau lebih besar daripada energi potensial tangguJ. Sedangkan untuk tanggul sederhana yang tingginya tak berhingga energi partikelnya amat kecil dibandingkan dengan tinggi tanggul Grafik probabilitas yang dihasilkan oleh program mathcad menunjukkan bila energi partikel sangat atau lebih kecil daripada energi potensial tanggul maka untuk daerah x < 0 partikel yang datang sebagian dipantulkan dan sebagian diteruskan menuju daerah x > 0 dan meluruh sepanjang x. Kemampuan partikel menembus tanggul bergantung pada besar kecilnya energi partikel dan energi \npotensial tangguL Semakin kecil energi partikel yang digunakan maka kemampuan menembus semakin kecil dan sebaliknya. Bila energi partikel sangat atau lebih besar terhadap energi potensial tanggul maka grafik probabilitas yang dihasilkan di daerah x < 0 partikel yang datang sebagian dipantulkan dan sebagian diteruskan melewati tanggul menuju daerah x > o. Semakin besar energi partikel yang digunakan maka probabilitas partikel untuk melewati tanggul semakin besar. Bila energi potensial tanggul tak berhingga terhadap energi partikel maka partikel tidak dapat menembus tanggul dan dipantulkan.

•Feb 3, 1999•0 citations

Relasi Rekursi dan Ortogonalitas Polinom Hermite pada Fungsi Gelombang Osilator Harmonik Kuantum dalam Studi Kasus Ketidakpastian Heisenberg

Yuli Setianingsih, Hamdi Akhsan, Nely Andriani

Osilator harmonik terjadi jika suatu sistem jenis tertentu bergetar di sekitar konfigurasi kesetimbangannya. Secara kuantum, penyelesaian fungsi gelombang osilator harmonik dilakukan dengan mentransformasikan persamaan Schrodinger tak bergantung waktu dalam satu dimensi ke dalam bentuk persamaan diferensial Hermite untuk batas asimtotik dengan memperhatikan syarat ternormalisasinya fungsi gelombang. Dengan mengganti fungsi Hermite menjadi polinomial Hermite maka fungsi gelombang yang menggambarkan keadaan sistem tersebut dapat diketahui sehingga dapat ditentukan sifat statistik seperti nilai ekspektasi yang merupakan prinsip dari ketidakpastian Heisenberg. Jika biasanya dalam penentuan nilai ekspektasi setiap orde pada fungsi Hermite langsung dimasukkan nilainya, maka kali ini tetap dalam fungsi Hermite tanpa harus memasukkan ordenya sehingga penyelesaiannya dapat menggunakan relasi rekursi dan ortogonalitas polinom Hermite. Nilai ekspektasi dan prinsip ketidakpastian Heisenberg yang dihasilkan dari kedua metode akan memiliki hasil akhir yang sama

•Oct 1, 2017•2 citations

量子論 物質のミクロな性質を理解するために (特集 化学の理論を楽しもう)

治夫 細矢

化学•May 1, 1996•0 citations

HAMBURAN PARTIKEL DENGAN CARA PENDEKATAN BORN

Citron Supu Payu

Dalam gelombang datar dari partikel yang bertenaga tunggal, sesudah melewati potensial penghambur, akan keluar menjadi gelombang yang bersifat radial sentral, dan untuk menurunkan fungsi gelombang yang terhambur dapat menggunakan persamaan schrodinger. Banyakknya partikel yang terhambur dengan sudut keluar dari potensial V sebesar dw sebanding dengan keboleh jadian menemukan partikel atau rapat partikel r dan luasnya. Sehingga banyaknya partikel yang terhambur persatuan sudut ruang disebut tambang lintang hamburan ( crossection ). Penyelesaian persamaan schrodinger secara superposisi dapat lebih lengkap. Pada fungsi gelombang radial dapat dicontohkan dalam koordinat bola yaitu hamburan partikel pada potensial bentuk sentral sumur.

Sainstek (e-journal)•Mar 1, 2008•0 citations

文脈を形成する確率過程 : 時計からの時間 (量子確率論とエントロピー解析)

Koichiro Matsuno

•Oct 1, 1998•0 citations
ABSTRAK \n \nFungsi Partisi Kanonik Lengkap memasukkan variabel T dan μ sebagai variabel yang mempengaruhi sistem. Oleh karenanya, hubungan T dan μ terhadap kecenderungan kelakuan nilai fungsi partisi kanonik lengkap, Z dan rerata jumlah total partikel, N perlu diteliti. Kemudian pola atau kecenderungan sistem parafermi orde dua terhadap sistem parafermi orde satu (fermi) untuk fungsi partisi kanonik lengkap, Z dan rerata jumlah total partikel, N juga perlu diteliti dikarenakan dugaan perbedaan pola keduanya. \nDengan menggunakan metode komputasi memanfaatkan program Code block yang merupakan program untuk mengolah data berbasis C atau C++. Dengan cara dinormalisir, fungsi partisi diubah ke dalam bentuk tak berdimensi sehingga lebih mudah diubah menjadi bahasa pemrograman. \nHasil perhitungan komputasi ditampilkan dalam bentuk grafik, yaitu fungsi partisi kanonik lengkap (Z), dan rerata jumlah partikel (N). Dapat diketahui bahwa sistem parafermi akan mengalami peningkatan seiring meningkatnya nilai suhu (T) dan potensial kimia (μ). Nilai (Z) grafik fungsi-fungsi termodinamika sistem parafermi memiliki kemiripan bentuk dengan sistem fermi (fermion orde satu). Sedang nilai rerata jumlah partikel (N) apabila ordenya lebih dari satu akan menjadi bersifat seperti sistem paraboson \n \nKata-kata kunci : fungsi partisi kanonik lengkap, fungsi fermi, parafermi
Perkembangan komputasi kuantum memberikan potensi besar dalam bidang teknologi informasi, namun juga menimbulkan ancaman signifikan terhadap sistem keamanan siber yang ada saat ini. Sebagai respons terhadap tantangan ini, penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem keamanan siber inovatif yang berbasis kecerdasan buatan (AI) guna melawan ancaman komputasi kuantum. Metode yang digunakan melibatkan penerapan algoritma AI untuk mendeteksi dan merespons serangan kuantum secara dinamis, serta integrasi kriptografi pasca-kuantum untuk meningkatkan ketahanan sistem terhadap potensi peretasan. Penelitian ini juga mengeksplorasi penggunaan pembelajaran mesin untuk mengidentifikasi pola ancaman dan memperkuat sistem secara otomatis seiring waktu. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mendeteksi ancaman kuantum dengan tingkat akurasi yang tinggi dan menawarkan solusi yang dapat diimplementasikan pada berbagai platform siber. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah kemajuan signifikan dalam pengembangan sistem keamanan yang lebih tangguh dan adaptif terhadap evolusi komputasi kuantum, membuka jalan bagi terciptanya infrastruktur digital yang lebih aman di masa depan
Telah diadakan penelitian dengan metode pengembangan program computer dalam fisika kuantum pokok bahasan tanggul sederhana. Program komputer yang digunakan adalah program aplikasi matematika mathcad plus 6.0 for windows. Materi tanggul sederhana yang dibahas adalah tanggul sederhana dengan tebal dan tinggi tak berhingga. \nPada tanggul sederhana dengan tebal tak berhingga ditampilkan dalam 3 kasus yaitu, energi partikel sangat atau lebih kecil daripada energi potensial tanggul, energi partikel sama dengan energi potensial tanggul, dan energi partikel sangat atau lebih besar daripada energi potensial tangguJ. Sedangkan untuk tanggul sederhana yang tingginya tak berhingga energi partikelnya amat kecil dibandingkan dengan tinggi tanggul Grafik probabilitas yang dihasilkan oleh program mathcad menunjukkan bila energi partikel sangat atau lebih kecil daripada energi potensial tanggul maka untuk daerah x < 0 partikel yang datang sebagian dipantulkan dan sebagian diteruskan menuju daerah x > 0 dan meluruh sepanjang x. Kemampuan partikel menembus tanggul bergantung pada besar kecilnya energi partikel dan energi \npotensial tangguL Semakin kecil energi partikel yang digunakan maka kemampuan menembus semakin kecil dan sebaliknya. Bila energi partikel sangat atau lebih besar terhadap energi potensial tanggul maka grafik probabilitas yang dihasilkan di daerah x < 0 partikel yang datang sebagian dipantulkan dan sebagian diteruskan melewati tanggul menuju daerah x > o. Semakin besar energi partikel yang digunakan maka probabilitas partikel untuk melewati tanggul semakin besar. Bila energi potensial tanggul tak berhingga terhadap energi partikel maka partikel tidak dapat menembus tanggul dan dipantulkan.
Osilator harmonik terjadi jika suatu sistem jenis tertentu bergetar di sekitar konfigurasi kesetimbangannya. Secara kuantum, penyelesaian fungsi gelombang osilator harmonik dilakukan dengan mentransformasikan persamaan Schrodinger tak bergantung waktu dalam satu dimensi ke dalam bentuk persamaan diferensial Hermite untuk batas asimtotik dengan memperhatikan syarat ternormalisasinya fungsi gelombang. Dengan mengganti fungsi Hermite menjadi polinomial Hermite maka fungsi gelombang yang menggambarkan keadaan sistem tersebut dapat diketahui sehingga dapat ditentukan sifat statistik seperti nilai ekspektasi yang merupakan prinsip dari ketidakpastian Heisenberg. Jika biasanya dalam penentuan nilai ekspektasi setiap orde pada fungsi Hermite langsung dimasukkan nilainya, maka kali ini tetap dalam fungsi Hermite tanpa harus memasukkan ordenya sehingga penyelesaiannya dapat menggunakan relasi rekursi dan ortogonalitas polinom Hermite. Nilai ekspektasi dan prinsip ketidakpastian Heisenberg yang dihasilkan dari kedua metode akan memiliki hasil akhir yang sama
Dalam gelombang datar dari partikel yang bertenaga tunggal, sesudah melewati potensial penghambur, akan keluar menjadi gelombang yang bersifat radial sentral, dan untuk menurunkan fungsi gelombang yang terhambur dapat menggunakan persamaan schrodinger. Banyakknya partikel yang terhambur dengan sudut keluar dari potensial V sebesar dw sebanding dengan keboleh jadian menemukan partikel atau rapat partikel r dan luasnya. Sehingga banyaknya partikel yang terhambur persatuan sudut ruang disebut tambang lintang hamburan ( crossection ). Penyelesaian persamaan schrodinger secara superposisi dapat lebih lengkap. Pada fungsi gelombang radial dapat dicontohkan dalam koordinat bola yaitu hamburan partikel pada potensial bentuk sentral sumur.