Challenges
Datasets
Workspaces
Papers
Discussions
Leaderboard
Log inSign up
Challenges
Datasets
Workspaces
Papers
Discussions
Leaderboard
Blog
Job Board
Q3AS

© 2026 Aqora Quantum S.A.S.

TermsPrivacyLegal Notice

Penerbit UTM eBooks

Kimia kuantum: suatu pengenalan

Hamdan Musa

Published Jan 1, 1994• 0 citations
OpenAlex

Abstract

Buku ini mengandungi beberapa bab iaitu kandungan, pengenalan, pendahuluan matematik, mekanik kuantum, persamaan schrodinger dan penyelesaiannya untuk beberapa sistem, pengkuantuman tenaga putaran dan getaran, momentum sudut, teori usikan, struktur elektronik atom hidrogen dan ion-ion mirip hidrogen.

Related papers

Pendekatan Ketidakpastian Heisenberg dalam Menentukan Momentum dan Spektrum Energi Atom Deutrium pada Bilangan Kuantum Utama n=4

Nurul Irfan, Bambang Supriadi, Lailatul Nuraini

Deuterium adalah isotop atom hidrogen yang memiliki struktur sederhana dan memiliki sifat kuantum yang sama dengan atom hidrogen. Dalam hal ini solusi persamaan yang akan digunakan sebagai solusi adalah persamaan Schrodinger dari koordinat bola. Posisi elektron dalam atom tidak dapat ditentukan dengan pasti, tetapi kita dapat menentukan probabilitas dengan menggunakan fungsi radial atom deuterium. Tujuan dari penelitian ini adalah pendekatan ketidakpastian Hesenberg dalam menentukan momentum dan spektrum energi atom deuterium n=4. Jenis penelitian ini adalah penelitian non eksperimen berupa pengembangan teori yang ada. Hasil penelitian ini meliputi (1) data distribusi probabilitas, ekspektasi, ketidakpastian momentum, dan simulasi keluaran grafik ketidakpastian momentum atom deuterium tergantung pada bilangan kuantum utama dan azimuth-nya, (2) data distribusi spektrum energi n≤4. Semakin besar nilai bilangan kuantum utama dan azimuth-nya akan mengakibatkan peningkatan nilai ketidakpastian momentumnya dan mengakibatkan penurunan nilai ketidakpastian posisinya, sehingga semakin akurat pengukuran posisi akan menghasilkan pengukuran momentum yang lebih tidak akurat. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa semakin besar tingkat energinya, maka energi atom Deutrium yang diperoleh akan semakin kecil. Ini karena semakin banyak lintasan kulit atom akan menghasilkan lebih sedikit energi.

JURNAL PEMBELAJARAN FISIKA•Sep 30, 2023•1 citation

Komputasi Kuantum Teori dan Praktik

Mirza Nur Hidayat, Muhammad Faruq Nuruddinsyah

Komputasi Kuantum Teori dan Praktik menyajikan dasar-dasar komputasi kuantum secara mudah dan sederhana, baik dari sisi teori maupun praktik. Dokumen terdiri atas delapan bab yakni Keadaan Kuantum, Operator, Entanglement, Pemrograman Kuantum, Algoritma Kuantum, Informasi Kuantum, Algoritma Kuantum Variasional, serta Pembelajaran Mesin Kuantum. Bab pertama, Keadaan Kuantum, mengenalkan bahasan tentang qubit, keadaan kuantum, superposisi, probabilitas, kondisi ternormalisasi, vektor Bloch, bra-ket, inner product, ortogonal dan ortonormal, outer product, matriks densitas, trace, keadaan murni, keadaan campuran, serta sistem kuantum 1-qubit. Bab kedua, Operator, berisi bahasan tentang operator, operator Pauli, Hermitian, normal, unitary, gerbang kuantum, serta gerbang Hadamard. Selanjutnya, bab ketiga adalah Entanglement. Bab ini membahas sistem kuantum 2-qubit, produk tensor, product state, sifat separable, sifat entangled, e-bit, serta gerbang kuantum terkontrol. Bab keempat, Pemrograman Kuantum, berisi sajian tentang bahasa pemrograman dan SDK Qiskit, simulator, visualisasi qubit, sirkuit kuantum, statevector, probabilitas, histogram, pengukuran, serta akses komputer kuantum dengan Qiskit Runtime. Bab kelima, Algoritma Kuantum, membahas fondasi dan implementasi algoritma kuantum, diantaranya yakni transformasi Walsh-Hadamard, transformasi unitary, orakel kuantum, register kuantum, paralelisme kuantum, orakel fase, algoritma Deutsch, transformasi Fourier kuantum, estimasi fase kuantum, vektor eigen, nilai eigen, serta algoritma Grover. Bab keenam, Informasi Kuantum. Bab keenam menyajikan bahasan tentang teleportasi, superdense coding, teorema no-cloning, operasi kuantum, representasi operator-sum, operator Kraus, completely positive, trace-preserving, kanal kuantum, kanal bit flip, kanal fase flip, kanal depolarisasi, operator densitas, peredaman amplitudo, peredaman fase, trace parsial, trace distance, fidelity, entropi, entropi von Neumann, koreksi eror kuantum, serta kode bit flip 3-qubit. Bab ketujuh, Algoritma Kuantum Variasional. Beberapa topik yang disajikan di bab ketujuh atau bab variational quantum algorithm yaitu Hamiltonian, prinsip variasional, noisy intermediate-scale quantum, nilai ekspektasi, energi dasar, variational quantum eigensolver, ansatz, parameterised quantum circuit, optimasi, iterasi, quantum approximate optimisation algorithm, cost Hamiltonian, mixing Hamiltonian, Max-Cut problem, serta graf. Bab kedelapan, Pembelajaran Mesin Kuantum. Bab terakhir ini membahas dasar-dasar pembelajaran mesin kuantum atau quantum machine learning diantaranya yakni model kuantum, trainable, optimisable, expressivity, trainability, peta fitur kuantum, vektor fitur, ruang fitur kuantum, enkode basis, enkode amplitudo, enkode sudut, enkode fase, enkode sudut padat, kernel kuantum, quantum support vector machine, quantum support vector classifier, quantum support vector regressor, regresi ridge, variational quantum circuit, variational quantum classifier, RealAmplitudes, variational quantum regressor, quantum neural network, perceptron kuantum, serta quantum convolutional neural network. Penulisan urutan qubit dalam dokumen ini menggunakan konvensi little-endian, kecuali di beberapa persamaan yang bertanda * berarti memakai konvensi big-endian.

•Jan 1, 2021•0 citations

REVIEW BEBERAPA PERSAMAAN TAK BERDIMENSI DALAM MEKANIKA KUANTUM NON-RELATIVISTIK

Wingrit Yis Bilder Bianome, Herry Fridolin Lalus, Fakhruddin Fakhruddin

Telah dilakukan review jurnal dengan judul ‘Dimensionless equation of non-relativistic quantum mechanics’ yang membahas tentang persamaan tak berdimensi dalam mekanika kuantum non-relativistik pada model potensial satu dimensi, model atom hidrogen dan teori perturbasi tak bergantung waktu. Tujuan dari penelitian ini untuk menyajikan persamaan tak berdimensi secara jelas dan terperinci pada model potensial satu dimensi, atom hidrogen serta teori perturbasi tak bergantung waktu dengan menggunakan operator Hamiltonian. Dalam menentukan persamaan tak berdimensi dilakukan terlebih dahulu menurunkan persamaan Hamiltonian tak bergantung waktu. Setelah menentukan persamaan Hamiltonian tak bergantung waktu, ditinjau setiap kasus yang terdapat pada model potensial satu dimensi, model atom hidrogen dan teori perturbasi tak bergantung waktu, kemudian ditransformasikan beberapa solusi dan parameter yang sederhana serta skala yang tepat sehingga menghasilkan persamaan dalam bentuk tak berdimensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menggunakan persamaan Hamiltonian dapat menentukan persamaan tak berdimensi di berbagai kasus yang terdapat pada model potensial satu dimensi, atom hidrogen dan teori perturbasi tak bergantung waktu.

JOURNAL ONLINE OF PHYSICS•Aug 1, 2024•0 citations

Asas mekanik kuantum edisi kedua

Saridan Wan Hassan, Wan Muhammad

Buku teks ini bertujuan untuk menunjukkan struktur dan kaedah-kaedah mekanik kuantum bagi semua kursus fizik atom, fizik nukleus atau fizik zarah tahun pertama ijazah sarjana muda. Ia tidak memerlukan pengetahuan asas tentang mekanik kuantum dan cuba mengelakkan matematik yang sukar. Langkah-langkah dalam penghujahan matematik dikemukakan dengan lengkap dan teratur. Buku ini menggunakan pendekatan logik dan dalam bab pertama pembaca diberikan tujuh postulat. Tidak ada perubahan utama dilakukan terhadap konsep-konsep asas ini dalam perlakuan selanjutnya. Mekanik klasik yang lumrah itu ditunjukkan sebagai suatu kes menghad. Setiap keputusan mekanik kuantum yang penting ditunjukkan sekurang-kurangnya oleh satu contoh fizik. Di samping memperkenalkan konsep-konsep asas, perkara-perkara utama beberapa topik lanjutan juga dikemukakan, seperti penggabungan momentum sudut, hubungan di antara penyerakan resonans dengan pereputan melalui pemancaran zarah, dan pengkuantuman medan sinaran.

Penerbit UTM eBooks•Jan 1, 1989•0 citations

Pengantar Fisika Kuantum

Pendidikan Fisika, Universitas Syiah Kuala, A. Halim

Buku ini diharapkan dapat membantu mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Fisika Kuantum memiliki pengetahuan dan pemahaman yang sama tentang konsep-konsep kuantum serta mengatasi kekurangan buku teks Fisika Kuantum berbahasa Indonesia. Isi buku Fisika Kuantum ini mencakup; keterbatasan mekanika klasik, fenomena kuantum, persamaan Schrodinger, aljabar operator dan prinsip simetris bola. Secara khusus buku ini diperuntukkan bagi mahasiswa Jurusan Fisika dan atau Jurusan Pendidikan Fisika semester V dan sedang mengambil mata kuliah Fisika Kuantum. Buku ini juga dapat digunakan oleh mahasiswa teknik elektron yang mengambil mata kuliah pengantar elektronika digital. Untuk kemudahan memahami konsep-konsep kuantum yang diuraikan dalam buku ini, diharapkan mahasiswa atau pengguna lainnya telah mempelajari buku Fisika Modern.

Syiah Kuala University Press eBooks•Jan 1, 2014•8 citations

Penentuan Energi Osilator Kuantum Anharmonik Menggunakan Teori Gangguan

Yudha Arman Iklas Sanubary, Yudha Arman, Azrul Azwar

Persamaan Schrödinger untuk osilator kuantum anharmonik tidak bisa diselesaikan secara analitik, sehingga diperlukan metode lain untuk menentukan energi osilator kuantum anharmonik. Metode yang dapat digunakan adalah teori gangguan. Pada penelitian ini teori gangguan digunakan untuk menentukan tingkat energi osilator kuantum anharmonik untuk beberapa suku gangguan yang tunggal dan suku gangguan dalam bentuk polinomial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan tingkat-tingkat energi akibat suku gangguan dalam bentuk polinomial merupakan penjumlahan dari beberapa suku gangguan yang tunggal.

POSITRON•Nov 1, 2012•4 citations
Deuterium adalah isotop atom hidrogen yang memiliki struktur sederhana dan memiliki sifat kuantum yang sama dengan atom hidrogen. Dalam hal ini solusi persamaan yang akan digunakan sebagai solusi adalah persamaan Schrodinger dari koordinat bola. Posisi elektron dalam atom tidak dapat ditentukan dengan pasti, tetapi kita dapat menentukan probabilitas dengan menggunakan fungsi radial atom deuterium. Tujuan dari penelitian ini adalah pendekatan ketidakpastian Hesenberg dalam menentukan momentum dan spektrum energi atom deuterium n=4. Jenis penelitian ini adalah penelitian non eksperimen berupa pengembangan teori yang ada. Hasil penelitian ini meliputi (1) data distribusi probabilitas, ekspektasi, ketidakpastian momentum, dan simulasi keluaran grafik ketidakpastian momentum atom deuterium tergantung pada bilangan kuantum utama dan azimuth-nya, (2) data distribusi spektrum energi n≤4. Semakin besar nilai bilangan kuantum utama dan azimuth-nya akan mengakibatkan peningkatan nilai ketidakpastian momentumnya dan mengakibatkan penurunan nilai ketidakpastian posisinya, sehingga semakin akurat pengukuran posisi akan menghasilkan pengukuran momentum yang lebih tidak akurat. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa semakin besar tingkat energinya, maka energi atom Deutrium yang diperoleh akan semakin kecil. Ini karena semakin banyak lintasan kulit atom akan menghasilkan lebih sedikit energi.
Komputasi Kuantum Teori dan Praktik menyajikan dasar-dasar komputasi kuantum secara mudah dan sederhana, baik dari sisi teori maupun praktik. Dokumen terdiri atas delapan bab yakni Keadaan Kuantum, Operator, Entanglement, Pemrograman Kuantum, Algoritma Kuantum, Informasi Kuantum, Algoritma Kuantum Variasional, serta Pembelajaran Mesin Kuantum. Bab pertama, Keadaan Kuantum, mengenalkan bahasan tentang qubit, keadaan kuantum, superposisi, probabilitas, kondisi ternormalisasi, vektor Bloch, bra-ket, inner product, ortogonal dan ortonormal, outer product, matriks densitas, trace, keadaan murni, keadaan campuran, serta sistem kuantum 1-qubit. Bab kedua, Operator, berisi bahasan tentang operator, operator Pauli, Hermitian, normal, unitary, gerbang kuantum, serta gerbang Hadamard. Selanjutnya, bab ketiga adalah Entanglement. Bab ini membahas sistem kuantum 2-qubit, produk tensor, product state, sifat separable, sifat entangled, e-bit, serta gerbang kuantum terkontrol. Bab keempat, Pemrograman Kuantum, berisi sajian tentang bahasa pemrograman dan SDK Qiskit, simulator, visualisasi qubit, sirkuit kuantum, statevector, probabilitas, histogram, pengukuran, serta akses komputer kuantum dengan Qiskit Runtime. Bab kelima, Algoritma Kuantum, membahas fondasi dan implementasi algoritma kuantum, diantaranya yakni transformasi Walsh-Hadamard, transformasi unitary, orakel kuantum, register kuantum, paralelisme kuantum, orakel fase, algoritma Deutsch, transformasi Fourier kuantum, estimasi fase kuantum, vektor eigen, nilai eigen, serta algoritma Grover. Bab keenam, Informasi Kuantum. Bab keenam menyajikan bahasan tentang teleportasi, superdense coding, teorema no-cloning, operasi kuantum, representasi operator-sum, operator Kraus, completely positive, trace-preserving, kanal kuantum, kanal bit flip, kanal fase flip, kanal depolarisasi, operator densitas, peredaman amplitudo, peredaman fase, trace parsial, trace distance, fidelity, entropi, entropi von Neumann, koreksi eror kuantum, serta kode bit flip 3-qubit. Bab ketujuh, Algoritma Kuantum Variasional. Beberapa topik yang disajikan di bab ketujuh atau bab variational quantum algorithm yaitu Hamiltonian, prinsip variasional, noisy intermediate-scale quantum, nilai ekspektasi, energi dasar, variational quantum eigensolver, ansatz, parameterised quantum circuit, optimasi, iterasi, quantum approximate optimisation algorithm, cost Hamiltonian, mixing Hamiltonian, Max-Cut problem, serta graf. Bab kedelapan, Pembelajaran Mesin Kuantum. Bab terakhir ini membahas dasar-dasar pembelajaran mesin kuantum atau quantum machine learning diantaranya yakni model kuantum, trainable, optimisable, expressivity, trainability, peta fitur kuantum, vektor fitur, ruang fitur kuantum, enkode basis, enkode amplitudo, enkode sudut, enkode fase, enkode sudut padat, kernel kuantum, quantum support vector machine, quantum support vector classifier, quantum support vector regressor, regresi ridge, variational quantum circuit, variational quantum classifier, RealAmplitudes, variational quantum regressor, quantum neural network, perceptron kuantum, serta quantum convolutional neural network. Penulisan urutan qubit dalam dokumen ini menggunakan konvensi little-endian, kecuali di beberapa persamaan yang bertanda * berarti memakai konvensi big-endian.
Telah dilakukan review jurnal dengan judul ‘Dimensionless equation of non-relativistic quantum mechanics’ yang membahas tentang persamaan tak berdimensi dalam mekanika kuantum non-relativistik pada model potensial satu dimensi, model atom hidrogen dan teori perturbasi tak bergantung waktu. Tujuan dari penelitian ini untuk menyajikan persamaan tak berdimensi secara jelas dan terperinci pada model potensial satu dimensi, atom hidrogen serta teori perturbasi tak bergantung waktu dengan menggunakan operator Hamiltonian. Dalam menentukan persamaan tak berdimensi dilakukan terlebih dahulu menurunkan persamaan Hamiltonian tak bergantung waktu. Setelah menentukan persamaan Hamiltonian tak bergantung waktu, ditinjau setiap kasus yang terdapat pada model potensial satu dimensi, model atom hidrogen dan teori perturbasi tak bergantung waktu, kemudian ditransformasikan beberapa solusi dan parameter yang sederhana serta skala yang tepat sehingga menghasilkan persamaan dalam bentuk tak berdimensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menggunakan persamaan Hamiltonian dapat menentukan persamaan tak berdimensi di berbagai kasus yang terdapat pada model potensial satu dimensi, atom hidrogen dan teori perturbasi tak bergantung waktu.
Buku teks ini bertujuan untuk menunjukkan struktur dan kaedah-kaedah mekanik kuantum bagi semua kursus fizik atom, fizik nukleus atau fizik zarah tahun pertama ijazah sarjana muda. Ia tidak memerlukan pengetahuan asas tentang mekanik kuantum dan cuba mengelakkan matematik yang sukar. Langkah-langkah dalam penghujahan matematik dikemukakan dengan lengkap dan teratur. Buku ini menggunakan pendekatan logik dan dalam bab pertama pembaca diberikan tujuh postulat. Tidak ada perubahan utama dilakukan terhadap konsep-konsep asas ini dalam perlakuan selanjutnya. Mekanik klasik yang lumrah itu ditunjukkan sebagai suatu kes menghad. Setiap keputusan mekanik kuantum yang penting ditunjukkan sekurang-kurangnya oleh satu contoh fizik. Di samping memperkenalkan konsep-konsep asas, perkara-perkara utama beberapa topik lanjutan juga dikemukakan, seperti penggabungan momentum sudut, hubungan di antara penyerakan resonans dengan pereputan melalui pemancaran zarah, dan pengkuantuman medan sinaran.
Buku ini diharapkan dapat membantu mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Fisika Kuantum memiliki pengetahuan dan pemahaman yang sama tentang konsep-konsep kuantum serta mengatasi kekurangan buku teks Fisika Kuantum berbahasa Indonesia. Isi buku Fisika Kuantum ini mencakup; keterbatasan mekanika klasik, fenomena kuantum, persamaan Schrodinger, aljabar operator dan prinsip simetris bola. Secara khusus buku ini diperuntukkan bagi mahasiswa Jurusan Fisika dan atau Jurusan Pendidikan Fisika semester V dan sedang mengambil mata kuliah Fisika Kuantum. Buku ini juga dapat digunakan oleh mahasiswa teknik elektron yang mengambil mata kuliah pengantar elektronika digital. Untuk kemudahan memahami konsep-konsep kuantum yang diuraikan dalam buku ini, diharapkan mahasiswa atau pengguna lainnya telah mempelajari buku Fisika Modern.
Persamaan Schrödinger untuk osilator kuantum anharmonik tidak bisa diselesaikan secara analitik, sehingga diperlukan metode lain untuk menentukan energi osilator kuantum anharmonik. Metode yang dapat digunakan adalah teori gangguan. Pada penelitian ini teori gangguan digunakan untuk menentukan tingkat energi osilator kuantum anharmonik untuk beberapa suku gangguan yang tunggal dan suku gangguan dalam bentuk polinomial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan tingkat-tingkat energi akibat suku gangguan dalam bentuk polinomial merupakan penjumlahan dari beberapa suku gangguan yang tunggal.